Tangis PANCASILA di tengah TEROR BOM Minggu pagi

posted in: #Social | 0

INNALILAHI WA INNALILAHI ROJIUN, TURUT BERDUKA CITA YANG MENDALAM, SABBESATA BANVANTUSUKITATA…kepada seluruh korban meninggal dunia TEROR BOM MINGGU PAGI. Surabaya berduka, tidak lama setelah Mako Brimob terkendali. Aksi balasan Teroris mengguncang kota Pahlawan di 5 titik, dan behasil meledak di 3 titik. Hari ini, Hati kita hancur seperti mereka yang menjadi korban ketidakmanusiaan teroris.

Radikalisme, terorisme terbukti kembali dan kita semua gagal mrengantisipasinya. Satu hal yang cukup menjadi alasan mengapa radikalisme dan terorisme masih hidup, karwna kita semua memberikan ruang dan kesempatan mereka hidup. Tidak perlu mencari kambing hitam. Kita akui saja, bahqa seluruh komponen bangsa ini kembali lagi gagal.

Mengecam, mengutuk, tidaklah cukup utk mengantarkan mereka semua yang menjadi korban. Hanya ada satu jalan yang bisa ditempuh agar pengorbanan mereka tidak sia-sia. Kebersamaan, kerja sama dan kerja bersama sama perlu dibangun untuk mengatasi radikalisme dan terorisme. Radikalisme dan terorisme adalah musuh semua Agama.

Pancasila hari ini menangis. Sebagai pemersatu bangsa pancasila tengah kita gagalkan karena ego sektarian, kelompok. Gencarnya pemberitaan hate speech, dan black campaign dalam media sosial tak terkendali semakin meruntuhkan nilai nilai Pancasila. Tiada lagi Ketuhanan, karena rumah rumah ibadah sudah dihancurkan; tiada lagi kemanusiaan yg beradab karena manusia hanya obyek mencapai tujuan; tiada lagi persatuan karena perbedaan digunakan untuk menindas; tiada lagi musyawarah mufakat karena masing kelompok harus bertarung dengan kritik merusak dan Tiada lagi keadilan sosial karena semua bertarung untuk keadilan versi dirinya sendiri.

Meredupnya Pancasila sebagai energi pemersatu bangsa diperkuat dengan semakin pragmatisnya persepsi kelompok atas nilai nilainya sendiri. Video atau gambar aksi diluar batas kemanusiaan dimaknai secara berbeda. Satu sisi, dgn menyaksikan gambar atau video tersebut dimaknai sebagai suatu energi yang membangkitkan persatuan, di sisi yang lain, beredarnya video dan gambar tersebut dimaknai sebagai aksi heroik yang semakin membakar semangat.

Sudah cukup! Tidak perlu ada pengalaman serupa untuk kita menyadari pentingnya Pancasila. toleransi dan gotong royong adalah spirit utama yang bisa membuat kita mengalahkan radikalisme dan terorisme. Tahun politik ini memberikan peluang sekaligus ancaman bagi konsolidasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pertarungan sektarian kelompok harus berhadapan dengan ancaman disintegrasi bangsa dengan menggunakan isu agama. Kebersamaan, kerja sama dsn kerja bersama antar agama adalah satu satunya jalan kita memerangi radikalisme dan terorisme .

Mari kembali hidupi PANCASILA

Leave a Reply