Pak JOKOWI sudah memilih wakilnya, KH MA’RUF AMIN

posted in: #Social | 0

“Jangan matikan lilin orang lain karena itu tidak akan membuat lilinmu sendiri lebih bercahaya.” ~ Jaachynma NE Agu, The Prince and the Pauper.

Pak Jokowi sudah memilih wakilnya, KH Ma’ruf Amin. Kata orang ini lebih banyak pilihan elektoral, untuk mendulang suara. Tidak aneh, karena bukankah Pemilu memang bertujuan untuk mendulang suara?

Semua calon melakukannya, bedanya barangkali Jokowi ingin menjaga kemenangan sekaligus menjaga keutuhan bangsa. Khususnya ketika yang lain ingin menang dengan memecah rakyatnya dengan sejumput modal di depan mata. Tentu tidak gratis, beban nyata untuk sesegera mungkin mengembalikannya sudah ada di depan matanya juga.

Saya senang kalau Mahfud MD yang dipilih, tapi kesenangan saya belum tentu menjawab tantangan yang lebih besar di luar pemahaman saya yang mungkin dipahami Jokowi. “Nothing is what it seems to be in politics”, dan hanya kepercayaan yang mampu menjelaskannya.

Saya memilih percaya pada Jokowi. Dan kepercayaan saya adalah kepercayaan seorang realis, yang memilih percaya yang pada saat sama tidak berdiam diri di pinggiran sambil berisik. Tetapi percaya dengan terus menggembleng diri masuk ke dalam pusaran yang kadang menakutkan itu.

Takut bukan pada para begundal yang menumpanginya untuk kepentingannya sendiri. Hidup sudah mengajarkan saya untuk berani menghadapi yang seperti ini. Tapi takut saya tidak sempat lagi berefleksi dan menemukan keheningan dalam keriuhan berada dalam pusaran.

Ini butuh lagi mengingat latihan-latihan yang pernah saya pelajari. Latihan kepemimpinan, latihan kewaspadaan, dan terutama latihan mawas diri. Karena tantangan terberat bukan dari luar, tetapi dari diri sendiri yang terdalam.

Jokowi akan menang pada 2019, itu makin jelas kemarin dengan konstalasi yang terjadi. Tantangan sesungguhnya adalan 2024, pasca-Jokowi. Pertanyaan besarnya adalah apakah Indonesia masih akan seperti sekarang yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, guyub rukun dalam solidaritas?

Dan pertanyaan terbesarnya untuk saya adalah: Apa yang ingin kita jaga dan kembangkan pada saat itu? Apa yang kita ingin orang lain akan mengingat kita lakukan untuk itu?

Negara ini butuh negarawan, dan negarawan bisa lahir dari mana saja dan dari tingkat apa saja. Hari-hari saya di Dapil Malang Raya di mana saya bertugas mempertemukan banyak negarawan ini. Mereka inilah yang terus menjaga semangat, yang terus menjaga saya.

Ayo tetap jaga lilin harapan kita masing-masing, dan jangan matikan lilin orang lain karena itu tidak akan membuat lilin kita sendiri lebih bercahaya.

Hormat saya,
Surya Tjandra
Bacaleg Partai Solidaritas Indonesia
Dapil Malang Raya

#PSInomor11 #MalangRaya #NgalamBois

Leave a Reply