MIRIS 22 Anggota DPRD Kota Malang DITAHAN KPK

posted in: #Social | 0

Saya prihatin dengan rendahnya integritas pejabat publik di Kota Malang.

Kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan 22 anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pembahasan P-APBD Kota Malang tahun anggaran 2015.

Penahanan ini menambah jumlah anggota DPRD Kota Malang yang ditahan KPK. Sebelumnya, 18 anggota DPRD Kota Malang sudah ditahan KPK untuk kasus yang sama. Itu artinya, total 40 anggota DPRD Kota Malang yang ditahan.

Kasus ini juga menyeret eksekutif di Kota Malang. KPK sudah menahan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono dan mantan Wali Kota Malang Mochamad Anton.

Djarot dan Anton diduga sebagai pemberi suap. Adapun 40 anggota DPRD Kota Malang diduga sebagai penerima suap.

Buat saya kasus korupsi massal ini mencoreng wajah pemerintahan di Kota Malang. Marwah pemerintahan di Kota Malang merosot gara-gara kasus korupsi ini.

Saya khawatir kasus korupsi membuat publik Malang sulit percaya kepada pemerintahan yang ada. Publik akan mempertanyakan apa pentingnya ikut pilkada dan pemilu jika yang terpilih adalah pejabat publik yang tidak amanah.

Saya meminta partai politik yang mengusung mantan Wali Kota Malang dan menjadi kendaraan anggota DPRD jangan lepas tangan begitu saja. Partai politik harus bertanggungjawab.

Partai politik harus minta maaf dan mulai serius melakukan evaluasi rekrutmen calon kepala daerah dan calon anggota dewan jika ingin mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat.

Budaya politik lama yang mengusung kandidat hanya karena besarnya mahar yang disetorkan harus ditinggalkan partai politik. Sebaliknya, partai politik harus berani menyodorkan nama yang punya rekam jejak yang bersih dan profesional untuk diusung menjadi pejabat publik.

#SuryaTjandra #DPRDKotaMalang #Korupsi #PSInomor11 #ME11ANG #NgalamBois

Leave a Reply