KOMITMEN STC mengembangkan petani Malang Raya dengan PERTANIAN HIDROGANIK

posted in: #Ecology, #Ngalambois, #Social | 0

Pertemuan dengan petani Sumberpucung, hari Minggu kemarin (22/7) di rumah salah seorang anggota kelompok Tani Subur Makmur menjadi istimewa. Hadir di pertemuan itu pak Edy Siswanto, seorang PNS dinas pertanian Batu, yang malang melintang di Malang mendorong petani mau bertani organik.

Pak Edy bercerita pengalamannya tentang penemuannya untuk pola baru pengelohan pertanian dengan model “hidroganik”, yang merupakan gabungan dari hidroponik dan organik. Sistem bertani hidroganik dilakukan dengan memadukan dua hal, yaitu hidro yang berarti air dan organik yang berarti padatan. Padatan yang dimaksud adalah medium tempat bertanam yang terdiri dari sekam dan cairan nutrisi (pupuk) organik.

Edy menjelaskan dalam pertanian hidroganik ini tidak membutuhkan banyak lahan dan air dibandingkan dengan menanam konvensional. Model urban farming ini lebih hemat dan efisien, selain hasilnya juga lebih produktif. Sudah beberapa tahun ini dia menanam padi jenis super dengan metode hidroganik. Dia yakin, hasil padinya lebih kuat dan berasnya lebih banyak dibandingkan dengan model konvensional.

“Lebih produktif, dan hemat air. Macam-macam tanaman bisa ditanam dengan metode ini. Selada, sawi, kangkung, bahkan stroberi,” jelasnya.

“Tetapi intinya adalah kerja sama,” jelas pak Edy, “Masalah petani banyak, tapi kalau dihadapi sendiri ya lemah, harus kerja sama untuk memperkuat dirinya bersama-sama.”

Model pertanian hidroganik menjadi salah satu komitmen STC dalam mengembangkan pertanian di Malang Raya. Pendekatan ini menjadi ciri khas kerja STC dalam membangun “community development” yang berakar pada kearifan lokal.

“Semua dari bawah dan akan kembali ke bawah” kesimpulan Surya Tjandra, penggagas “community development” berbasis kearifan lokal melalui STC. “Saya menghargai upaya pak Edy dan teman-teman ini karena dasar utamanya adalah keseimbangan ekologi, bukan hanya ingin cepat atau semata untung besar.”

“Kalau metode ini lebih berkembang saya kira kita akan memiliki masyarakat yang sehat secara menyeluruh. Yaitu mereka yang makan makanan sehat hasil dari proses organik, jadi sejalan dengan alam dan berimbang, dan ramah lingkungan karena ekologi menjadi pertimbangan utama.”

Galeri lengkap: Pengelolaan pertanian dengan model “HIDROGANIK” bersama STC

“STC berkomitmen bekerja sama dengan teman-teman ini sejauh mungkin,” tegas Surya, “Kami mengajak petani dari berbagai wilayah di Malang untuk belajar bersama-sama untuk kesejahteraan bersama.”

“Malang Raya ini punya banyak orang hebat, hanya belum saling kenal dan bekerja sama. Kami melalui STC akan mulai memfasilitasi itu terwujud.”

#SuryaTjandra #SuryaTjandraCentre #PSIno11 #MalangRaya #NgalamBois

Leave a Reply