BACALEG juga musti BERKELAKUAN BAIK

posted in: #Cultural, #Social | 0

Kemarin (21/6) saya memulai proses panjang administrasi pendaftaran sebagai bacaleg dari Partai Solidaritas Indonesia #PSI11 – dengan datang ke Polda Metro utk memperpanjang SKCK.

Harusnya sudah mulai pukul 8.30, tapi tertunda karena pas ada halal bi halal jadi petugas berkurang dari biasa.

Ini adalah prasyarat untuk kemudian SKCK dibawa ke Pengadilan Negeri, guna meminta dibuatkan surat keterangan tidak pernah dipidana lima tahun atau lebih. Ada biaya administrasi untuk kedua proses ini meski tidak besar.

Selanjutnya semua bacaleg dari partai mana pun masih harus melakukan tes kesehatan jasmani dan rokhani plus bebas narkoba ke rumah sakit pemerintah.

Sebagian ada yg bisa langsung jadi dan bisa ditunggu, sebagian lagi harus menunggu setidaknya dua hari. Sementara pendaftaran resmi bacaleg akan dimulai pekan pertama Juli 2018 nanti.

Kabarnya ada yang stress hanya gara2 urusan administrasi ini. Kata kawan bacaleg di sebelah yang ketemu di Polda hari ini, terutama adalah mereka yang sudah di DPR/D hari ini.

Mereka mengkritisi apa manfaatnya harus tes sehat rokhani dan bebas narkoba segala, “Padahal saya ini sudah masuk di DPR lama!”

BACALEG juga musti BERKELAKUAN BAIK

Beruntunglah saya ketemu kawan baru, yang rupanya juga bacaleg dari PSI, bro Jenvater Silalahi dari Tangerang. Dia bacaleg PSI untuk DPR RI yang kemudian pindah ke DPRD Provinsi Banten.

Banyak pengalaman yang dibagikannya, termasuk harus dua kali ikut tes kesehatan rokhani karena yang pertama tidak lulus. “Ada yang tiga kali bro!”

Pelan tapi pasti saya menapaki perjalanan ini, satu per satu. Ada perasaan aneh muncul, gabungan antara stres, gemas, kesal, hingga lucu.

Apakah semua proses ini memang akan sungguh bisa menghasilkan anggota dewan yang sungguh bermanfaat bagi yang diwakilinya? Waktu yang akan membuktikan nanti.

Yang jelas kalau dari pengalaman saya sendiri, rasanya lebih mudah jadi capim KPK daripada jadi bacaleg DPR! 🙂

#NgalamBois

Leave a Reply