ANTO BARET nembang, nge-rock dan berpuisi untuk INDONESIA

Satu hal yang menarik dalam perjalanan saya mengunjungi pagelaran wayang malang, tanggal 29 Mei 2018 adalah penampilan lintas budaya Anto Baret. Tembang Jawa Timuran khas Malangan mengingatkan tentang peran RASA yang mulai ditinggalkan dalam kehidupan manusia. “MENUNGSO LUPUT AMARGA RUMONGSO ISO, ORA MANEH ISO RUMONGSO, dengan cengkok tembang Jawa yang khas.”UTEK NYETIR ATI, Jaman dadi kualik” begitulah ungkapan ungkapan spontan meluncur diri bibir sang Rocker.

Budaya Anto Baret

Ada pertanyaan menggantung dalam otak saya..”seorang rocker nonton wayang?” Saya coba tanyakan langsung pada yang bersangkutan. “Why?”, what’s wrong!” Tegasnya yakin. “Hahahaha” tawa mengiringi kekonyolan yang selama ini disepakati bersama, bahwa Rocker adalah seorang yang identik keras, kasar dan kaku! Wayang sesuatu keadaban masa lalu berciita rasa tinggi!. Ternyata bukan perpaduan antara keduanya ternyata menghasilkan pemandangan dan suara khas dalam kemasan seorang Rocker sekelas Anto Baret nembang. “Luar biasa! Benar benar luar biasa!”.

Simak Video: ORASI budaya ANTO BARET

Paduan hentakan rock dan lembut tembang Jawa yang lembut ditutup dengan sebuah puisi kebangsaan yang membakar semangat. Betapa pentingnya makna persatuan, keguyuban dan kegotongroyongan dalam tumbuhnya budaya dan identitas bangsa. “Benar-benar luar biasa pengalamanku malang ini.

Simak Video: Ngungak JAGAD PEWAYANGAN

“Noto roso, noto pikir, noto wicoro, noto laku” bersumber pada iso rumongso adalah mentalitas yang dibutuhkan untuk membangun budaya masyarakat yang lebih bermartabat khas Malang. Bentuk nyatanya seperti apa? Inilah yang menjadi kegelisahan saya usai pulang dari nonton acara padangmbulan nggelar Wayang Malangan di Tumpang, kabupaten Malang.

Semoga saya bisa segera menemukan jawabannya.

2 Responses

  1. hadi wiratmo (toko sinar bahagia)
    | Reply

    istri saya ingin menjadi caleg psi untuk mataram lombok, bagaimana prosedurnya ? trims

    • admin
      | Reply

      Selamat pagi.

      Untuk sementara pendaftaran sudah ditutup 16 Juli 2018. Coba kontak dengan PSI di Mataram Lombok untuk tahu peluang jikalau nanti di perbaikan masih bisa masuk [semisal karena ada yg mundur].

      Salam Perubahan!
      Surya Tjandra

Leave a Reply